SEKILAS TENTANG BIDANG TEKNIK
Meningkatkan efisien pabrik dan mengupayakan pelaksanaan giling secara optimal berdasarkan kapasitas dan jumlah tebu masuk merupakan tugas bidang ini. Namun demikian, secara umum tugas utama Bidang Teknik adalah melakukan pemantapan kapasitas PG-PG potensial, konsisten pelaksanaan SOP dan SMP, pelaksanakan energy mix, dan efisien pemakaian uap. Bidang Teknik melakukan supervisi ke PG agar kelancaran giling lebih terjamin.
Khusus untuk kapasitas PG, pada tahun 2009 telah dilakukan peningkatan pada 2 PG besar, yakni PG Djatiroto dari 5.500 menjadi 8.000 TCD dan PG Semboro dari 4.500 menjadi 7.500 TCD. Pada tahun 2010-2012 direncanakan dilakukan pemantapan kapasitas pada sejumlah PG yang kini masih berada pada kisaran 2.200-2.700 TCD mengarah ke 3.000 TCD. PG-PG dimaksud adalah PG Soedhono, PG Pagottan, PG Kedawoeng, PG Assembagoes, dan PG Pradjekan.
PROFIL KEPALA BIDANG TEKNIK
Sejak tahun 2012, Kepala Bidang Teknik dijabat oleh Reda. Pria kelahiran Kalimantan Barat tahun 1961 ini menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Nasional Malang. Pendidikan tambahan antara lain Kursus Manajemen Perkebunan dari Lembaga Pendidikan Perkebunan serta berbagai pelatihan bidang manajemen dan teknologi gula.
Mengawali karier sebagai Opz Pabrikasi II di lingkungan PTPN XXIV-XXV, dalam perjalananya Reda antara lain pernah menjabat Masinis Kepala, Kepala Instalasi (PG Djatiroto) dan Kepala Bidang Penelitian dan Perencanaan Usaha.