Program Kemitraan dan Bina Lingkungan

SEKILAS TENTANG PKBL

PKBL pada dasarnya adalah wujud kepedulian perusahaan terhadap kondisi masyarakat sekitar, khususnya untuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan koperasi dari laba disisihkan. Melalui PKBL, perusahaan merasa terpanggil untuk turut memberdayakan masyarakat sekitar dengan mendorong kegiatan produktif dan perluasan kesempatan berusaha sehingga dapat diperoleh kemajuan bersama. PKBL memungkinkan hubungan antara perusahaan dan masyarakat menjadi lebih harmonis.

Program Kemitraan

Realisasi penggunaan dana program kemitraan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan.  Pengembangan kapabilitas mitra binaan dalam peningkatan volume dan kualitas produk terus diupayakan. PKBL tidak hanya memberikan pinjaman lunak untuk keperluan pengembangan usaha, namun juga bimbingan manajemen dan perluasan akses pasar. Beberapa mitra binaan sering diiukutkan dalam pameran yang bersifat lokal maupun nasional, seperti PKBL BUMN Expo yang digelar di sejumlah kota.  Salah satu di antaranya, Anindita, yang berkonsentrasi pada sulam lukis dan batik beberapa kali mendapatkan penghargaan. Kreativitas Anindita antara lain keberhasilannya mengembangkan batik khas Surabaya bertajuk Bayu Sumilir.

Selain untuk pengembangan usaha bagi masyarakat yang tidak terkait secara langsung dengan core business gula, PKBL PTPN XI juga memberikan pinjaman lunak kepada para petani tebu rakyat mandiri yang selama ini belum tersentuh modal kerja berupa kredit program. Pinjaman kepada petani semacam ini diharapkan lebih memantapkan kerja-sama yang telah terjalin, khususnya dalam penyediaan bahan baku tebu. PTPN XI berharap penyaluran pinjaman tidak sekedar memperkuat pola pembiayaan usahatani, namun juga upaya nyata dalam peningkatan produktivitas.

Adanya pinjaman memungkinkan para petani lebih serius dalam melakukan perbaikan mutu intensifikasi budidaya, penyediaan agro-inputs sesuai kebutuhan tanaman, perbaikan manajemen tebang-angkut, dan ekpansi areal.Realisasi program kemitraan disajikan pada tabel.

Realisasi Program Kemitraan (dalam jutaan rupiah)

No Uraian 2009 2010
1 Saldo Awal 6.582.230 3.006.226
2 Penyisihan Laba 91.155 1.678.548
3 PenerimaanPengembalian PinjamanJasa Administrasi

Jasa Giro

Lain-lain

Angsuran tidak teridentifikasi

6.850.102349.168

288.018

54.000

0

11.309.008

585.660

83.730

7.600.000

13.087

4 PenggunaanPinjaman Mitra Binaan

  • Petani Tebu Rakyat Mandiri
  • Usaha Kecil
  • Koperasi

Hibah

Biaya Operasional

Pengembalian Dana Sinergi

Jumlah Penggunaan

14.214.673

8.562.723

1.259.500

700.000

426.568

259.656

-

11.208.447

24.276.25914.850.267

1.689.000

0

621.855

373.737

2.534.688

20.069.546

5 Sisa Dana 3.006.226 4.206.712

Program Bina Lingkungan

Bina Lingkungan merupakan salah satu wujud kepedulian perusahaan terjadap komunitas lokal yang bersifat jangka menengah dan jangka panjang, khususnya yang berada di sekitar unit usaha. Meskipun jumlah tidak terlalu besar, namun manfaat langsung yang dirasakan masyarakat dapat menjadi pengikat rasa persaudaraan dan kebersamaan yang selama ini menjadi tolok ukur keberhasilan. Sebagian dana dialokasikan untuk bantuan bagi para korban bencana alam, pembangunan infrastruktur fisik (jalan, jembatan, rumah ibadah), peningkatan sarana kesehatan, pendidikan dan latihan.

Program Bina Lingkungan 2009 dan 2010 (dalam jutaan rupiah)

No Uraian 2009 2010
1 Dana TersediaSaldo AwalPenyisihan Laba

Jasa Giro

Jumlah Dana Tersedia

3.606.882

91.155

201.643

3.899.680

2.759.734

1.258.911

131.034

4.149.678

2 PenyaluranBencana AlamPendidikan dan Latihan

Pelayanan Kesehatan

Sarana dan Prasarana Umum

Sarana Ibadah

Pelestarian Alam

BUMN Peduli

Biaya Operasional

Realisasi Penggunaan

3.000

352.369

263.842

138.000

361.903

15.500

-

5.332

1.139.946

30.000

484.874

362.788

282.825

421.840

137.000

825.000

897

2.525.224

3 Sisa Dana 2.759.734 1.604.455

PROFIL KEPALA UNIT  PKBL

Menyelesaikan pendidikan S-1 di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Sejumlah pendidikan dan latihan telah diikuti, antara lain lain Kursus Manajemen Perkebunan dan Kursus Manajemen Perkebunan Lanjutan dari Lembaga Pendidikan Perkebunan serta berbagai pelatihan lainnya.

Mengawali karier sebagai Sinder Kebun Wilyah pada tahun 1982, Agus Iswahyudi pernah dipercaya menjabat sebagai Kepala Tanaman di beberapa PG serta Administratur PG Gending. Sebelum dipercaya sebagai Kepala Bidang Umum & PKBL, Agus Iswahyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Tanaman Wilayah Tengah.

 

Latest Article

NTPPR 104,85, Indikator Meningkatnya Kesejahteraan Petani Perkebunan

SURABAYA (10/07/2014) Pembangunan nasional pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan [...]

SULFA, Efektif bagi Lahan Full Mekanisasi

SURABAYA (04/07/2014) Pemupukan secara tepat menjadi salah satu kunci mendongkrak produktivitas laha[...]

932.375 Ton Tebu Tergiling

SURABAYA (27/6/2014) -  Hingga 26/6/2014, PT Perkebunan Nusantara XI (Persero) telah menggiling teb[...]

Pergerakan Harga Gula Mengkhawatirkan

SURABAYA (27/6/2014) – Pergerakan dan pembentukan harga gula berbahan baku tebu di pasar domes[...]

Pengumuman

Jam Kerja Selama Ramadhan 1435-H

SURABAYA (27/6/2014) – Untuk memberikan kesempatan kepada warga perusahaan yang menjalankan puasa dan ibadah lain di bulan suci Ramadhan 1435-H [...]

Pelatihan Pemadaman Kebakaran

SURABAYA (27/6/2014) – Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bahaya kebakaran yang tidak diinginkan, Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara [...]

Kegiatan PTPN XI

(14/07) Harga Gula Dunia Mulai Menggeliat USD 446,90

SURABAYA(15/07/2014) meski tren minggu melemah, harga gula kristal putih (white plantation sugar) pada Bursa Berjangka London pada transaksi hari Seni[...]

(11/07) Harga Gula Terus Tergerus USD 448,30

SURABAYA (14/07/2014) harga gula kristal putih ((plantation white sugar ) terus tergerus, hingga akhir pekan lalu ditutup pada harga USD 448,30 untuk [...]

PTPN-XI Online and its related marks are trademark of PTPN XI Copyright 2009
songoo.com all right reserved