RS Lavalette

SEKILAS TENTANG RS LAVALETTE

RS Lavalette berada di jantung Kota Malang. Berdiri pada awal abad 20 sebagai klinik yang melayani pasien dari kalangan perkebunan dab industri gula.  Saat nasionalisasi perusahaan swasta asing tahun 1957, RS Lavalette menjadi bagian dari BPU PPN Gula.  Dalam perkembangan selanjutnya, RS Lavalette merupakan unit usaha PTP XXIV-XXV yang kemudian setelah restrukturisasi BUMN Perkebunan tahun 1996 berubah menjadi PTPN XI. Motto RS ini adalah pelayanan terprima, pasien nyaman (PTPN).

RS Lavalette terus melengkapi peralatan dan fasilitas sebagai upaya memberikan yang terbaik bagi pasien.  Antara lain unit hemodialisis bagi penderita gagal ginjal. Pasien tidak hanya berasal dari karyawan dan keluarga PTPN XI, akan tetapi juga masyarakat luas yang memerlukan jasa pelayanan medic lebih baik.  Suasana Kota Malang yang sejuk memungkinkan pasien merasa nyaman dan proses penyembuhan menjadi lebih cepat. Sejalan dengan upaya peningkatan pelayanan tersebut, RS Lavalette juga bekerja sama dengan beberapa RS di Malang dan Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya.

Pada tahun 2010, RS Lavalette merencanakan bed occupation rate (BOR)  79%, turn-on internal (TOI) 1,3 dan bed turn-over (BTO 58)..  Jumlah tempat tidur 141, jumlah pasien 8.231 (internal 823 dan eksternal 7.408), lengh of stay rata-rata 4,9 (internal 4,8 dan eksternal 5,0), hari perawatan 40.664 (internal 3.911 dan eksternal 36.753).

PROFIL KEPALA RS

Sejak 2009, Kepala RS Lavalette dijabat Arif Wijanto.  Menyelesaikan Pendidikan Dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.  Di tengah kesibukannya, Arif Wijanto juga menyelesaikan pendidikan S-2 Magister Manajemen Agibisnis dari Universitas Jember.  Sejumlah pelatihan medik dan manajemen telah dijalani, antara Kursus Manajemen Perkebunan dari Lembaga Pendidikan Perkebunan.

Mengawali karier sebagai dokter RS di lingkungan PTP XXIV-XXV.  Dalam perjalanan kariernya Arif Wijanto antara lain pernah menjabat Kepala RS Djatiroto dan Kepala RS Elizabeth d Situbondo.

Leave a Reply

*

Latest Article

Sumber Benih Tebu dengan Teknik Kultur Jaringan

Pemerintah telah mencanangkan swasembada gula nasional.Namun dalam perkembangannya, pergulaan nasion[...]

Pemerintah Harus Lindungi Industri Gula

YOGYAKARTA (21/4/2014) -Pemerintah mendatang didesak untuk melindungi industri gula nasional. Bila t[...]

Menuju Industri Berbasis Sucro-Energy

YOGYAKARYA (21/4/2014) – Industri gula nasional masih menghadapi sejumlah permasalahan krusial[...]

Karyawan Apple soal Kantornya

SURABAYA (KOMPAS.com) — Rumput di halaman tetangga memang selalu terlihat lebih hijau. Begitu pun [...]

Pengumuman

Gunaryo, Komut Baru PTPN XI

SURABAYA (8/4/2014) – Setelah Eko Prasojo diangkat sebagai Komisaris Utama PT Timah Tbk, posisi Komisaris Utama PTPN XI akhirnya dipercayakan Me[...]

Budi Hidayat, Dirut PTPN XIV

SURABAYA (6/4/204) – Seteah sempat mengalami kevakuman beberapa saat, akhirnya posisi Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero) yang [...]

Kegiatan PTPN XI

Sumber Benih Tebu dengan Teknik Kultur Jaringan

Pemerintah telah mencanangkan swasembada gula nasional.Namun dalam perkembangannya, pergulaan nasional pun masih banyak kekurangan.Benih sebagai salah[...]

P3G1 Kasih Saran Hadapi Anomali Cuaca 2014

SURABAYA (22-04-2014) – Aris Toharisman, Direktur Utama Pusat Penelitian Gula Indonesia (P3GI), mengatakan bahwa curah hujan yang tinggi di tahu[...]

PTPN-XI Online and its related marks are trademark of PTPN XI Copyright 2009
songoo.com all right reserved