Presentasi Peserta Kursus Manajemen Perkebunan di Pabrik Gula

Sebagai bentuk komitmen manajemen untuk mengevaluasi hasil pelatihan dan membentuk insan yang mempunyai sisi manajerial unggulan, Sabtu (18/5) bertempat di Saksana Wisma Pabrik Gula Semboro digelar Presentasi bagi peserta Kursus Manajemen Perkebunan (KMP). KMP angkatan 146 tersebut telah diadakan pada tanggal 3 April hingga 3 Mei 2013 yang lalu di Lembaga Pendidikan Perkebunan Yogyakarta.

“ Jajaran Direksi telah berkomitmen untuk setiap kursus jabatan akan melakukan evaluasi. Evaluasi tersebut akan dilakukan oleh pimpinan langsung yang bersangkutan atau direksi “, terang Widjaya, Kepala bidang SDM & Umum PTPN XI (Persero). Selain Kepala Bidang SDM & Umum hadir sebagai panelis yakni Kepala Bidang Pengolahan PTPN XI (Persero), Junaidi, Administratur Pabrik Gula Djatiroto dan Semboro, Widodo Kardijanto dan Satrijo Wibowo.

Mengawali presentasi pertama, Fajar Lazuardi peserta KMP angkatan 146 yang sekaligus Kepala Pengolahan Pabrik Gula Semboro, memaparkan makalah dengan judul “ Menjadikan Pabrik Gula Semboro Penghasil Gula Premium dengan Daya Saing Kuat Di Wilayah Jawa Timur “ mengambarkan kekuatan dan posisi Pabrik Gula Semboro dengan menggunakan analisa SWOT. “ Saat ini Pabrik gula Semboro merupakan satu-satunya pabrik gula di Jawa Timur yang memproduksi gula kualitas premum, sehingga ini menjadi salah satu kekuatan PG Semboro “ jelas Fajar. Dalam analisisnya Fajar menempatkan PG Semboro dalam kuadran S-T yakni kekuatan yang terancam. “ Semboro mempunyai kekuatan di tengah ancaman yang ada, sehingga perlu diambil langkah strategis berupa Diversifikasi “, urainya lebih lanjut.

Presenter lain adalah Crisna Juda Prasetya dari Pabrik Gula Djatiroto dengan makalah “ Meningkatkan Kinerja PG Djatiroto Melalui Optimalisasi HGU dan Efisiensi Sumber Daya “ dan Jarot Rudi Wardono dari Pabrik Gula Assembagoes dengan makalah “ Optimalisasi Kinerja PG Assembagoes untuk Memenangkan Persaingan Pabrik Gula di Wilayah Banyuwangi “.

Menariknya, ketiga presenter dalam analisa masing-masing menempatkan pembangunan pabrik gula baru merupakan ancaman bagi eksistensi pabrik gula masing-masing. Sehingga dalam pertemuan itu diajukan berbagai strategi dari peserta untuk meningkatkan daya saing masing-masing pabrik gula.

Secara umum titik tekan materi dalam kursus manajemen tersebut adalah kepemimpinan, manajemen bisnis dan wawasan bisnis.(johan)

Leave a Reply

Latest Article

NTPPR 104,85, Indikator Meningkatnya Kesejahteraan Petani Perkebunan

SURABAYA (10/07/2014) Pembangunan nasional pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan [...]

SULFA, Efektif bagi Lahan Full Mekanisasi

SURABAYA (04/07/2014) Pemupukan secara tepat menjadi salah satu kunci mendongkrak produktivitas laha[...]

932.375 Ton Tebu Tergiling

SURABAYA (27/6/2014) -  Hingga 26/6/2014, PT Perkebunan Nusantara XI (Persero) telah menggiling teb[...]

Pergerakan Harga Gula Mengkhawatirkan

SURABAYA (27/6/2014) – Pergerakan dan pembentukan harga gula berbahan baku tebu di pasar domes[...]

Pengumuman

Jam Kerja Selama Ramadhan 1435-H

SURABAYA (27/6/2014) – Untuk memberikan kesempatan kepada warga perusahaan yang menjalankan puasa dan ibadah lain di bulan suci Ramadhan 1435-H [...]

Pelatihan Pemadaman Kebakaran

SURABAYA (27/6/2014) – Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bahaya kebakaran yang tidak diinginkan, Kantor Pusat PT Perkebunan Nusantara [...]

Kegiatan PTPN XI

(14/07) Harga Gula Dunia Mulai Menggeliat USD 446,90

SURABAYA(15/07/2014) meski tren minggu melemah, harga gula kristal putih (white plantation sugar) pada Bursa Berjangka London pada transaksi hari Seni[...]

(11/07) Harga Gula Terus Tergerus USD 448,30

SURABAYA (14/07/2014) harga gula kristal putih ((plantation white sugar ) terus tergerus, hingga akhir pekan lalu ditutup pada harga USD 448,30 untuk [...]

PTPN-XI Online and its related marks are trademark of PTPN XI Copyright 2009
songoo.com all right reserved