SEKILAS TENTANG PG SEMBORO

 

PG Semboro berada di Desa/Kecataman Semboro, Kabupaten Jember. Beroperasi sejak 1928 sebagai unit usaha milik perusahaan swasta di era kolonialisme. Setelah mengalami beberapa kali rehabilitasi, kini PG Semboro berkapasitas 7.000 tth. Peningkatan kapasitas dilakukan tahun 2009 sejalan dengan dicanangkannya program revitalisasi dari sebelumnya sebesar 4.500 tth. Arel pengusahaan tebu sekitar 9.000 hektar, baik yang berasal dari tebu sendiri maupun rakyat. Tebu digiling mencapai 900.000 ton dan gula dihasilkan sebanyak 88.000 ton.

Pada tahun 2011, PG Semboro merencanakan giling tebu sebanyak 801.250,0 ton (tebu sendiri 165.030,0 ton dan tebu rakyat 636.220,0 ton) yang diperoleh dari areal seluas 8.285,0 ha (TS 1.600,0 ha dan TR 6.685,0 ha). Gula dihasilkan diproyeksikan mencapai 60.102,6 ton (milik PG 28.030,4 ton dan milik petani 32.072,2 ton) dan tetes 36.056,4 ton. Kapasitas PG 7.000,0 tth (tidak termasuk jam berhenti) atau 5.814,0 tth sudah termasuk jam berhenti.

Dalam pada itu, untuk meningkatkan mutu produk sejalan dengan perubahan perilaku konsumen yang cenderung memilih gula bermutu tinggi dan warna lebih putih cemerlang, pada tahun 2009 juga telah dilakukan alih proses dari sulfitasi dan remelt karbonatasi. Melalui proses ini, mutu produk dihasilkan minimal setara gula rafinasi sehingga secara bertahap PTPN XI dapat masuk ke pasar eceran yang memberikan premium lebih baik.

 

 

PROFIL ADMINISTRATUR

Sejak 2012, Administratur PG Semboro dijabat Widodo Kardijanto. Lahir di Probolinggo tahun 1961. Menyelesaikan pendidikan D III Teknik Industri (Elektro) dari ITS. Tambahan pendidikan antara lain Kursus Manajemen Perkebunan dari Lembaga Pendidikan Perkebunan. Selain itu, beberapa kali mendapatkan pelatihan bidang teknik dan kepemimpinan sosial dan terakhir menjabat sebagai Administratur PG Olean.

 

Leave a reply

required