PG Redjosarie

SEKILAS TENTANG PG REDJOSARIE

Pabrik Gula Redjosarie yang berlokasi di Desa Redjosarie, Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1890 dan dimiliki oleh N.I.L.M (Nationale Industrie & Landbouw Maatschappy) tanggal 27 Desember 1957 diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia dan pada tahun 1960-1963 Pabrik Gula Redjosarie berstatus Perusahaan Perkebunan Negara (PPN) kesatuan Jawa Timur I Surabaya.

Tahun 1963-1968 Pabrik Gula berstatus Perusahaan Gula Negara dikelola oleh Perusahaan Perkebunan Gula Negara Daerah Inspeksi Wilayah V di Surabaya dibawah Departemen Pertanian Republik Indonesia.

Tahun 1968 sampai dengan 1 Mei 1981 Pabrik Gula berstatus Perusahaan Negara dikelola oleh Direksi Perusahaan Negara Perkebunan (PNP) XX di Surabaya. Tanggal 1 Mei 1981 sampai tanggal 13 Februari 1996 bersatus Perusahaan Perseroan Terbatas (Persero), PT Perkebunan Nusantara XI (Persero) dengan alamat Jln. Merak 1 Surabaya dan tanggal 14 Februari sampai dengan sekarang berstatus PT Perkebunan Nusantara XI (Persero) dan bernaung dibawah Departemen Keuangan & Departemen Pertanian Republik Indonesia.

Pada tahun 2011, PG Redjosarie merencanakan menggiling tebu sebanyak 365.668,2  ton (tebu sendiri 68.270,2  ton dan tebu rakyat 297.398,0 ton) yang diperoleh dari areal seluas 4.735 ha (TS 850 ha dan TR 3.885,0 ha). Gula dihasilkan diproyeksikan mencapai 24.789,5 ton (milik PG 11.855,9 ton dan milik petani 12.933,6 ton) dan tetes 16.455,1 ton.Kapasitas PG 2.650,0 tth (tidak termasuk jam berhenti) atau 2.359,8  tth sudah termasuk jam berhenti.

PG Redjosarie dikenal sebagai lumbung tebu rakyat. Kondisi agroekosistem yang memungkinkan tebu tumbuh dengan baik, menjadikannya relatif bersaing terhadap komoditas agribisnis lain.  Sadar akan pentingnya tebu rakyat dalam pemenuhan kebutuhan bakan baku dan pengembangan PG lebih lanjut, pelayanan prima kepada petani tebu diupayakan dengan sebaik-baiknya. Secara periodik, PG menyelenggarakan Forum Temu Kemitraan (FTK) guna membahas berbagai persoalan yang dihadapi petani, baik di luar maupun dalam masa giling.

Dalam upaya percepatan alih teknologi, PG Redjosarie aktif menyelenggarakan kebun percobaan.  Melalui kebun semacam ini, petani diharapkan dapat belajar lebih banyak tentang pengelolaan kebun melalui best agrocultural  practices.  Adanya kebun peragaan juga memungkinkan para petani berinteraksi dengan PG terkait upaya peningkatan produktivitas secara berkelanjutan. Arah yang ingin dicapai produktivutas rata-rata 8 ton hablur per hektar antara lain direalisasikan melalui penataan masa tanam, penataan varietas (menuju komposisi ideal antara masak awal, tengah, dan akhir 30-40-30 % pada TG  2010/11), kecukupan agroinputs, dan perbaikan manajemen tebang-angkut.

 

PROFIL ADMINISTRATUR

Sejal 2012 Administratur PG Redjosarie dijabat oleh Harunian Dewanto. Lahir di Kediri 11 September 1958, menamatkan S1 Pertanian Jurusan Agronomi Universitas Brawijaya Malang pada tahun 1981. Pendidikan tambahan antara lain Kursus Manajeme Perkebunan dari Lembaga Pendidikan Perkebunan serta beberapa pelatihan lainnya.

Jabatan manajerial yang pernah diembannya antara lain Administratur PG Wringinanom dan Olean (2010) dan Staf Ahli Khusus Penanganan Pupuk Organik (2011) kemudian pada tahun 2012 menjabat sebagai Administratur PG Redjosarie.

Leave a Reply

*

Latest Article

Karyawan Apple soal Kantornya

SURABAYA (KOMPAS.com) — Rumput di halaman tetangga memang selalu terlihat lebih hijau. Begitu pun [...]

Ikhwal Target Swasembada Gula 2014

JAKARTA (16/4/2014) – Sejak lima tahun silam, pemerintah telah menargetkan produksi gula bisa [...]

Bila Auditor Kelebihan Beban Kerja

YOGYAKARTA (14/4/2014) – Tekanan berupa kelebihan beban kerja berpengaruh terhadap kinerja aud[...]

Petani Gugat Izin Impor Bulog 320.000 Ton Gula

JAKARTA (KOMPAS) – Perum Bulog mendapatkan izin mengimpor 328.000 ton gula putih untuk mengisi[...]

Pengumuman

Gunaryo, Komut Baru PTPN XI

SURABAYA (8/4/2014) – Setelah Eko Prasojo diangkat sebagai Komisaris Utama PT Timah Tbk, posisi Komisaris Utama PTPN XI akhirnya dipercayakan Me[...]

Budi Hidayat, Dirut PTPN XIV

SURABAYA (6/4/204) – Seteah sempat mengalami kevakuman beberapa saat, akhirnya posisi Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero) yang [...]

Kegiatan PTPN XI

Percepat Pertumbuhan Ekonomi Jatim, Kadin Tingkatkan Kegiatan

SURABAYA (Kominfo Jatim)- Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur (Kadin Jatim) terus memperbanyak kegiatan ekonomi yang terintegrasi dan sinergis antar [...]

15/04 Harga Gula Dunia Menggeliat (USD 442.20)

SURABAYA (16/4/2014) – Harga gula kristal putih (plantation white sugar) kembali menguat tipis.  Isyarat tersebut setidaknya terungkap dalam tr[...]

PTPN-XI Online and its related marks are trademark of PTPN XI Copyright 2009
songoo.com all right reserved