Produksi

Produksi Core Business (Pabrik Gula)

Pencapaian produksi gula milik sendiri (inclusive gula sisan tahun 2011 dan exclusive gula sisan tahun 2012) sebesar 215.390 ton atau mencapai 101,5% dari target RKAP 2012 sebesar 212.184 ton. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari realisasi rendemen rata-rata yaitu  sebesar 7,72%  atau  mencapai 100,2%  dari RKAP 2012 (112,2% dari realisasi tahun lalu). Sementara produktivitas tebu TR dan TS terealisasi sebesar 66,1 ton atau 91,9% dari RKAP 2012 (106,2% dari realisasi tahun lalu).

Produksi Gula TS dan TR

Produktivitas tebu belum mencapai RKAP karena beberapa hal berikut :

  1. Adanya tebu berbunga seluas 20.602,6 ha (25,7% dari luas areal TS dan TR). Tebu berbunga menyebabkan turunnya produktivitas karena tinggi batang tidak tercapai dan batang tebu voose jika tidak segera ditebang.
  2. Adanya tebu roboh seluas 2.521,8 ha (3,1% dari luas TS dan TR). Tebu roboh  menyebabkan  tanaman  tidak  optimal dalam  melakukan fotosintesa. Jika sampai menyentuh tanah, maka tebu roboh tersebut akan tumbuh akar sehingga merombak sucrose yang telah terbentuk.
  3. Tebu yang ditebang akhir di beberapa wilayah menunjukkan kekeringan. Hal ini terlihat dari hasil Analisa Hess yang menunjukkan tingkat produktivitas tebu yang lebih rendah dibandingkan dengan Taksasi Maret.
  4. Terdapat tebu terbakar sebanyak 180.518 ton (3,4% dari total tebu). Tebu terbakar menyebabkan bobot tebu turun.

Produksi Gula dan Tetes

Produksi Non Core Business

Secara umum kinerja hasil usaha non core business (meliputi alkohol, spiritus, karung plastik dan rumah sakit) pencapaiannya di bawah target RKAP 2012.

Produksi Non Core Business

Realisasi hasil produksi non core business terealisasi di bawah RKAP 2012. Produksi karung plastik terealisasi 39% dari RKAP 2012 karena produksi baru dimulai Bulan April 2012 akibat masih dilakukannya proses pemindahan mesin ke pabrik baru pada Bulan Januari – Maret. Adapun realisasi kinerja Rumah Sakit relatif belum mencapai target RKAP 2012 maupun realisasi tahun 2011.

Leave a reply

required