Lebih Dekat Tentang PRG NXI 4T (7-Habis)

NXI 4T. Mata tunas di atas bungkus pangkal pelepah, tidak melampaui lingkar tumbuh

NXI 4T. Mata tunas di atas bungkus pangkal pelepah, tidak melampaui lingkar tumbuh

 

Tebu PRG toleran kekeringan NXI-4T telah mendapatkan sertifikasi Keamanan Lingkungan dari Kantor Menteri Lingkungan Hidup / Menteri Pertanian dengan nomor B- 945/MENLH/08/2011 (copy surat di Lampiran 8 dan 9), dan sertifikat Keamanan Pangan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) nomor HK.04.1.52.10.12.6489 tahun 2012. Kedua sertifikasi tersebut menunjukan bahwa tebu PRG toleran kekeringan NXI-4T aman dibudidayakan tidak menimbulkan terjadinya gene flow ke organisme non-target atau kemungkinan menjadi tanaman yang invasive (gulma super) dan tebu PRG tersebut aman dikonsumsi tidak akan menimbulkan racun ataupun senyawa alergen. Dengan telah didapatkannya kedua sertifikasi tersebut, maka tebu PRG toleran kekeringan NXI-4T dapat dikomersialkan dan bisa mendapatkan sertifikasi pelepasan varietas.

read more

NTPPR 104,85, Indikator Meningkatnya Kesejahteraan Petani Perkebunan

SURABAYA (10/07/2014) Pembangunan nasional pada dasarnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, untuk itu dalam setiap tahapan pembangunan kesejahteraan masyarakat menjadi hal yang penting. Indonesia sebagai negara agraris, jumlah penduduk yang terlibat dalam kegiatan pertanian / agribisnis sangat besar, sehingga perhatian terhadap kesejahteraan petani dinilai sangat strategis. Dalam rencana jangka panjang pembangunan nasional peningkatan kesejahteraan petani telah dan akan menjadi prioritas pembangunan pertanian mendatang.

read more

SULFA, Efektif bagi Lahan Full Mekanisasi

SULFA. efektif bagi kebun tebu dengan pola pembukaan full mekanisasi

SULFA. efektif bagi kebun tebu dengan pola pembukaan full mekanisasi

SURABAYA (04/07/2014) Pemupukan secara tepat menjadi salah satu kunci mendongkrak produktivitas lahan, tepat dosis, tepat jenis dan tepat waktu yakni sesuai dengan kebutuhan usia tanaman. Salah satu metode pemupukan yang telah dikembangkan PTPN XI adalah metode SULFA (sub soiler fertilizer aplication), yakni pemupukan dengan menggunakan aplikasi tertentu sehingga pupuk langsung masuk mendekati perakaran tanaman dan langsung ditutup.

read more

932.375 Ton Tebu Tergiling

SURABAYA (27/6/2014) –  Hingga 26/6/2014, PT Perkebunan Nusantara XI (Persero) telah menggiling tebu sebanyak 932.375 ton dan menghasilkan hablur 64.112 ton.  Penggilingan dilakukan pada 15 Unit Usaha (UU) Gula yang secara keseluruhan berkapasitas 39.584 ton tebu per hari (ekslusif jam berhenti) dan 33.257 tth (inclusif jam berhenti).

Dengan demikian, hanya UU Kanigoro di Madiun yang tercatat belum melaksanakan giling untuk menghasilkan gula hasil panen 2014.

Pergerakan Harga Gula Mengkhawatirkan

SURABAYA (27/6/2014) – Pergerakan dan pembentukan harga gula berbahan baku tebu di pasar domestik hingga saat ini masih mengkhawatirkan.  Pada level tender di tingkat produsen, harga hanya berada pada kisaran Rp 8.500 per kg.  Kondisi tersebut jelas akan membuat petai tebu akan kurang bersemangat dalam meningkatkan produksi gula, baik melalui intensifikasi budidaya sesuai kaidah best agricultural practices maupun perluasan areal.  Meskipun harga masih di atas harga patokan yang ditetapkan Menteri Perdagangan sebesar Rp 8.250 per kg, namun dengan biaya pokok produksi rata-rata Rp 8.791,  petani potensial merugi.

read more