Keuangan

Laba  (Rugi)  Usaha Tahun 2008

Dari resultante sejumlah faktor yang mencakup  produksi, harga jual, upaya pengendalian biaya,  dan pemanfaatan peluang sesuai strategi bisnis  tahun 2008, perusahaan memperoleh laba sebelum pajak sebesar Rp  35.784 juta, dengan perincian sebagai berikut :

Laba (Rugi) Usaha Sebelum Pajak  Tahun 2008

No

Uraian

Jumlah (unit)

2007

2008

% Capaian

1 Pabrik Gula

(gula dan tetes)

16

45.592

38.609

84,7

2 Pabrik Karung

(karung goni dan plastik)

1

(1.763)

(3.277)

185,9

3 PASA (alkohol dan spiritus)

1

1.604

(3.297)

(309,9)

4 Rumah Sakit

1

(2.197)

3.749

(170,6)

5 Gula Impor

(white dan raw sugar)

0

70.158

0

0

LABA SEBELUM PAJAK

22

112.854

35.784

31,7

Penyebab turunnya laba usaha sebelum pajak, antara lain :

  • Turunnya hasil produksi gula milik PTPN XI sebesar 15,3% dan harga jual gula jika dibandingkan dengan realisasi 2007  akibat pasar kurang kondusif  yang ditandai  tertekannya harga jual.
  • Tidak terealisasinya penjualan gula impor yang menyumbangkan laba  Rp. 8.323 juta karena perusahaan tidak mendapatkan ijin impor menyusul jumlah tebu yang dinilai cukup.

Investasi Baru

Investasi dilakukan baik pada level usahatani (on farm) maupun pabrik (off farm).  Pada level budidaya, investasi diarahkan pada perbaikan infrastruktur pertanian agar mampu menunjang proses produksi secara berkelanjutan, antara lain introduksi varietas unggul berproduyktivitas tinggi, kecukupan agro-inputs, penggunaan alat/mesin pertanian, dan perbaikan manajemen tebang-angkutn yang menunjang keberhasilan teknologi pascapanen.  Sedangkan investasi pada level beriorentasikan penggantian mesin dan peralatan (replacement) adalah meningkanya produktivitas, efisiensi dalam pengalokasian sumber-daya, dan mutu produk sehingga secara keseluruhan berdampak positip terhadap membaiknya kinerja operasional.

Realisasi Investasi Baru Tahun 2008 (dalam  juta Rupiah)

No

Uraian

2007

2009

% Capaian

1 Aktiva Tak Berwujud

612

3.573

583,8

2 Gedung dan Penatara

7.487

7.406

98,9

3 Mesin dan Instalasi

96.497

263.642

273,2

4 Jalan dan Jembatam

1.712

2.981

174,1

5 Alat Pengangkutan

4.801

7.612

158,6

6 Alat Pertanian

3.059

4.611

150,7

7 Inventaris Kantor/Rumah

5.943

2.215

37,3

Jumlah

120.111

292.040

243,1

Investasi baru terealisasi mengalami kenaikan 143,1% dibanding realisasi 2007 antara lain dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja operasional.  Revitalisasi dalam bentuk peningkatan kapasitas pada 2 PG besar, yakni PG Djatiroto (dari 5.500 menjadi 8.000 TCD) dan PG Semboro (dari 4.500 menjadi 7.000 TCD), merupakan upaya nyata PTPN XI untuk dapat menggiling semua tebu saat rendemen optimal, giling berakhir sebelum musim penghujan tiba, sera memberikan pelayanan lebih baik dan lebih cepat kepada para petani tebu rakyat.  Investasi untuk peningkatan mutu produk juga dilakukan di PG Semboro melalui alih proses dari sulfitasi ke remelt karbonatasi dengan harapan gula dihasilkan setara semi-rafinasi.  Dengan produk semacam itu, PTPN XI siap melakukan penetrasi ke pasar eceran secara langsung.

Tingkat Kesehatan Perusahaan  dan KPI

Hasil perhitungan tingkat kesehatan PTPN XI berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Negara Nomor KEP-100/MBU/2002 tanggal 04 Juni 2002 mencapai total skor sebesar 60.91 dengan  kurang sehat (BBB).  Rincian skor tersaji  pada tabel berikut   :

Tingkat Kesehatan Perusahaan

No

Uraian

2007

2008

% Capaia

1 Aspek Keuangan

64,00

35,75

55,9

2 Aspek Operasional

14,21

13,16

92,6

3 Aspek Administrasi

12,00

12,00

100,0

Total Skor

90,21

60,91

67,5

4 Klasifikasi

AA

BBB

5 Kinerja

Sehat

Kurang Sehat

Salah  satu kesepakatan yang harus dipenuhi sesuai kontrak manajemen dengan Pemegang Saham adalah tercapainya target KPI Tahun 2008 minimal sebesar 100%. Hasil kajian perhitungan skor KPI berdasarkan realisasi kinerja tahun 2008 dibandingkan target KPI RKAP Tahun 2008, sebagai berikut :

Key Performance Indicators (KPI)

No

Uraian

2007

2008

% Capaian

1

KPI Finansial

29,99

26,89

89,66

2

KPI Operasional

38,42

36,70

95,52

3

KPI Dinamis

24,31

23,67

97,38

Total Skor KPI

92,72

87,26

94,12

Pencapaian realisasi KPI tahun 2008 sebesar 87,26 poin atau 94,12 % dari realisasi 2007 :

  • Pencapaian laba  lebih rendah  berpengaruh terhadap rasio EBIT, profit margin dan ROCE secara signifikan, sebagai konsekuensi tidak tercapainya realisasi produksi gula milik PTPN XI sesuai target 2008.
  • Meningkatnya collection period (CP) akibat naiknya piutang usaha akibat kebijakan pengakuan pendapatan secara akrual
  • Investasi pabrik di bawah sasaran sebagai akibat kondisi likuiditas perusahaan
Latest Article

Urbanisasi Terpusat

YOGYAKARTA  (6/9/2010) – Percepatan pertumbuhan penduduk perkotaan dari tahun ke tahun terus [...]

Gandum Picu Lonjakan Harga Pangan

ROMA (6/9/2010) – Kenaikan harga gandum mengakibatkan lonjakan  bulanan terbesar harga pangan[...]

Klaster Industri Berbasis Tebu

SURABAYA (6/9/2010) – Untuk membahas dan menyelesaikan berbagai persoalan terkait peningkatan [...]

Harga Gula untuk Memotivasi Petani

SURABAYA (6/9/2010) – Membaiknya harga gula sepanjang masa giling 2010, setidaknya sampai awal[...]

Pengumuman

Evaluasi Kinerja 4 PG

SURABAYA (6/9/2010) – Untuk mengetahui gambaran tentang pencapaian kinerja, hambatan dihadapi, dan solusi konstruktif yang dilakukan unit usaha,[...]

Koordinasi Kelancaran Giling PG-PG Madiun

SURABAYA (01/09/2010) – Untuk mewujudkan harapan manajemen agar giling tidak mengalami kekurangan bahan baku dan lancar, koordinasi yang bersifa[...]

Kegiatan PTPN XI

Harga White Sugar Naik, Raw Turun

SURABAYA (6/9/2010) – Meski dengan besaran tipis, harga gula (white sugar) di pasar global masih menunjukkan trend penguatan. Isyarat tersebut s[...]

Terjadi Trend Penguatan Rendemen

SURABAYA (3/9/2010) – Mulai banyaknya tebu yang ditebang dengan umur cukup disertai radiasi matahari pada kondisi optimal, PG-PG di lingkungan P[...]

PTPN-XI Online and its related marks are trademark of PTPN XI Copyright 2009
songoo.com all right reserved