
PROFIL DIREKSI
Drs. Irwan Basri, MM
Lahir di Surabaya tahun 1954. Mulai bekerja di lingkungan BUMN Perkebunan 35 tahun lalu dengan menjadi staf di lingkungan PTP XXI-XXII. Pernah menjabat Kepala Bidang Pemasaran hingga akhirnya menjadi Direktur Pemasaran PTPN X sebelumnya akhirnya mendapat amanah sebagai Direktur Utama PTPN XI pada tahun 2007.
Beliau sangat antusias menambah ilmu sebagai modal memperdalam khasanah pengetahuan yang menunjang pekerjaannya. Di sela-sela kesibukannya bekerja, beliau menyempatkan diri kuliah hingga akhirnya mendapat gelar Magister Manajemen dari Universitas Airlangga pada tahun 1996. Pada Kongres IX/2008 Ikatan Ahli Gula Indonesia di Yogyakarta, beliau terpilih sebagai Pengurus Pusat dengan posisi Ketua Kompartemen Manajemen.
Drs. Soenarri Yono BS, Ak, MM
Lahir di Surakarta tahun 1955. Menyelesaikan pendidikan S-1 Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (19982) dan Magister Manajemen dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur di Surabaya (2007). Mulai bekerja di lingkungan BUMN Gula dengan menjadi staf Controlling Budget PTP XXIV-XXV tahun 1982. Jabatan manajerial yang pernah dipegang antara lain Kepala Bidang Pengadaan PTP XXIV-XXV dan Kepala Bidang Sumber-Daya Manusia PTPN XI.
Pada tahun 2001 diangkat menjadi Direktur Keuangan PTPN XI, selanjutnya pada tahun 2007 diangkat kembali untuk posisi yang sama. Sejalan dengan reposisi jabatan Direksi PTPN XI, pada bulan Oktober 2009 beliau mendapat amanah sebagai Direktur Keuangan, SDM dan Umum.
Selain aktif mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan melalui berbagai seminar, workshop, dan pelatihan baik di dalam maupun di luar negeri, beliau juga aktif dalam organisasi profesi, antara lain Ikatan Akuntan Indonesia, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, dan Ikatan Alumni Universitas Airlangga.
Ir. Soejitno, MIM
Lahir di Banyuwangi tahun 1953. Latar belakang pendidikannya adalah S-1 Teknik Mesin dari Institut Teknologi Nasional Malang dan S-2 Master of Industrial Management dari Katholiek Universiteit Leuven, Belgia. Mulai berkpirah di lingkungan perindustrian gula dengan menjadi Masinis di PG Wonolangan. Jabatan manajerial yang pernah dipangkunya antara lain Kepala Bidang Sumber-Daya Manusia PTPN XI, Administratur PG Wonolangan, dan Administratur PG Djatiroto.
Masuk jajaran Direksi PTPN XI pada tahun 2007 dengan jabatan Direktur Produksi. Setelah reposisi jabatan Direksi PTPN XI pada bulan Oktober 2009, beliau mendapat amanah sebagai Direktur Perencanaan dan Pengembangan.
Selain dikenal sebagai praktisi industri gula, beliau juga aktif memberikan pelatihan motivasi dan leadership. Pada Kongres IX/2008 Ikatan Ahli Gula Indonesia 2008 di Yogyakarta, beliau terpilih sebagai Pengurus Pusat dengan posisi Ketua Kompartemen Pabrik.
Tukidjo, BSc
Lahir di Boyolali tahun 1954. Menyelesaikan pendidikan Sarjana Muda Bidang Teknologi Gula dari Lembaga Pendidikan Perkebunan Yogyakarta. Mulai bekerja di lingkungan BUMN Perkebunan pada tahun 1973 dengan menjadi Chemiker. Setelah mengalami sejumlah penugasan, antara lain di Proyek Gula Pelaihari dan Proyek Gula Takalar, jabatan manajerial yang pernah dipangkunya adalah Administratur PG Wringinanom dan Administratur PG Semboro.
Masuk jajaran Direksi PTPN XI pada tahun 2007 dengan jabatan Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum. Setelah reposisi jabatan Direksi PTPN XI pada bulan Oktober 2009, beliau mendapat amanah sebagai Direktur Teknik dan Pengolahan.
Ir. Slamet Poerwadi, M.Si.
Lahir di Blitar tahun 1958. Menyelesaikan pendidikan S-1 Bidang Agronomi dari Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (1982) dan S-2 Magister Sains Akuntansi dari Universitas Airlangga (2004).
Mulai bekerja di lingkungan BUMN Perkebunan dengan menjadi Agronomist di lingkungan PTP XXVI. Jabatan manajerial yang pernah dipangkunya antara lain Administratur Kebun, Kepala Bidang Tanaman PTPN XII, dan Manajer Unit Usaha Strategis PTPN XII di Jember. Masuk jajaran Direksi PTPN XI pada tahun 2007 dengan jabatan Direktur Pemasaran dan Perencanaan Pengembangan. Setelah reposisi jabatan Direksi PTPN XI pada bulan Oktober 2009, beliau mendapat amanah sebagai Direktur Tanaman. Di lingkungan organisasi beliau aktif di Perhimpunan Agronomi Indonesia, Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia dan Ikatan Alumni Institut Pertanian Bogor.