SURABAYA (1/3/2010) – Sebagai upaya merespons perkembangan situasi terkini sekaligus antisipasi menjelang panen raya tebu atau musim giling, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) segera menggelar rapat koordinasi. Dalam rapat yang diikuti fungsionaris penguru pusat dan unit PG, antara lain diagendakan hal-hal yang menjadi bagian dalam kesepakatan bersama dengan manajemen PTPN XI, seperti proporsi bagi hasil (gula dan tetes), biaya kemasan gula, cara penjualan dan uang muka tetes, dana talangan gula dan profit sharing pasca Dewan Gula Indonesia melakukan survai biaya pokok produksi ke sejumlah PG sampling, dan lain-lain yang perlu mendapat perhatian dalam kemitraan.
Ketua Umum APTRI PTPN XI M Arum Sabil menyatakan, rapat digelar di Surabaya, Selasa (2/3/2010) tersebut cukup strategik karena menyangkut upaya pemberdayaan petani dan penguatan basis produksi.